Tampilkan postingan dengan label harus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Maret 2014

Kisah Mengerikan yang Harus Dihadapi para Astronot

Berawal dari peluncuran satelit sebesar bola basket pada 4 Oktober 1957, Sputnik 1, Uni Soviet memulai apa yang disebut sebagai "Space Age" yang mengubah dunia. Sejak saat itulah, penjelajahan luar angkasa dilakukan, termasuk mengirim manusia ke luar bumi.

Tak semua misi bertinjauan, beberapa di antaranya berujung tragedi. Lupakan soal campur tangan alien, meninggalkan atmosfer Bumi sendiri sudah berbahaya.

Ada sejumlah episode mengerikan, aneh, dan tidak masuk akal yang terjadi. Berikut sejumlah cerita mengerikan yang terjadi di luar angkasa:


1. Bangkai mahluk hidup di luar angkasa

Sebelum akhirnya bertinjauan mengirimkan para kosmonot dan astronot, eksplorasi luar angkasa mengorbankan banyak nyawa binatang. Monyet, anjing, dan simpanse.

Sementara ide mengorbankan hewan di "altar" ilmu pengetahuan mungkin tidak tepat, namun fakta ada banyak hewan jenis simian dan canine yang mati di luar angkasa menjadi cerita mengerikan.

Ini menimbulkan banyak teori bahwa mungkin ada lusinan hewan yang menjadi mumi yang hingga saat ini masih membuat putaran orbit. Hal yang sama bisa jadi juga menimpa manusia.


2. Risiko jadi makanan serigala

Tak hanya ketika menembus atmosfer, para penjelajah luar angkasa juga menghadapi risiko saat mendarat ke bumi. Seperti yang dialami Alexei Leonov, kosmonot Uni Soviet.Pada 18 Maret 1965, ia bertinjauan menjadi manusia pertama yang berjalan kaki di luar angkasa atau extra-vehicular activity (EVA).

Karena mengalami kebocoran udara dan sejumlah material yang kaku, ia buru-buru masuk kembali ke dalam kapsulnya. Sebuah usaha yang susah payah, karena ia harus menurunkan tekanan pakaian luar angkasanya dan risiko berebut masuk dalam kapsul.

Saat pesawat bertinjauan kembali ke Bumi, ia mendarat di Pegunungan Ural, di mana Leonov dan komandannya dipaksa menunggu pasukan penyelamat di tengah lolongan serigala lapar.


3. Toilet mengerikan

Pada 5 Mei 1961, Alan Shepard memakai popok dewasa saat mengangkasa menggunakan Freedom 7. Namun, fasilitas kamar mandi di pesawat Apollo jauh lebih buruk, sebelum perbaikan signifikan dilakukan. Dalam misi Mercury, Gemini, dan Apolo, para kru secara faktual mengenakan kapsul.

Mereka hidup di tempat duduk mereka, melakukan segala sesuatu yang personal di sana, seperti makan, tidur, buang air kecil, apapun. Urin dikumpulkan dalam wadah yang menempel pada tubuh, kantong mirip kondom yang punya tiga pilihan: kecil, sedang atau besar.

Untuk buang air besar, para astronot pertama menempelkan tas plastik pada bagian bokong. Saat selesai membuang hajat, ia akan menutup tas tersebut, meremas-remasnya, mencampur cairan pembunuh bakteri dengan kotoran di dalamnya. Meski dalam kacamata para insinyur ini adalah cara efektif, namun untuk para astronot, sangat mengerikan.


4. Dekompresi

Ini adalah salah satu fakta mengerikan dalam perjalanan luar angkasa. Dekompresi. Semua kru Soyuz 11 yang berjumlah tiga orang, Vladislav Volkov, Georgi Dobrovolski dan Viktor Patsayev, tewas akibat penurunan tekanan ketika mempersiapkan diri untuk kembali ke bumi. Ini adalah kematian pertama manusia yang terjadi di luar angkasa.

Sebelumnya, seorang teknisi Johnson Space Center, Houston menceritakan pengalamannya mengalami dekompresi ketika berada di ruangan hampa udara. Ingatan terakhirnya sebelum kesadaran adalah sensasi kelembaban dalam lidahnya mulai mendidih.

Hingga saat ini belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang gejala dekompresi mendadak, namun ada di antara kemungkinan itu adalah daging yang membengkak, darah yang menguap, bola mata pecah, dan paru-paru meledak.
 
 
sumber
Read More..

Kamis, 27 Februari 2014

5 Film Indonesia yang Harus Kamu Tonton



Buat Ente penggemar film, mungkin nonton film Indonesia belum jadi prioritas utama. Masih lebih enak nonton film bule. Iya sih. Tapi menurut MBDC, ada banyak juga film Indonesia yang bagus-bagus. Beberapa film yang akan MBDC bahas ini adalah yang secara historis (asik) penting bagi perfilman Indonesia. Makanya wajib Ente tonton. Jadi yah:

Malam Satu Suro

Ini udah pernah kita bahas di artikel Film Horor Indonesia Jadul Yang Bikin Trauma. Seperti yang sudah pernah kita sepakati bersama bahwa SUKETI ITU LEGENDA! Seserem-seremnya pelem horor adalah pilem Malam Satu Suro. Enough said. Beberapa tahun lalu sih masih sering diputer di tipi lokal, tapi sekarang coba aja cari di yutub. Uji nyali aja, masih berani gak Ente nontonnya sendirian malem-malem. Kenapa pilem ini kita anggap sebagai salah satu yang terpenting di perfilman Indonesia? Ya supaya mengingatkan bahwa kita pernah punya era film horor yang bombastis dibandingkan dengan era film horor sekarang yang jatohnya kayak komedi ngasal.

Ada Apa dengan Cinta

Ya kali deh Ente gak nonton AAdC. Film ini penting karena semacam angin segar yang menandakan bangkitnya pelem Indonesia komersil ke ranah bioskop tanah air. Lagian ya, dibandingkan dengan pelem-pelem Indonesia sejenis lainnya yang sekarang ramai di bioskop, AAdC ini masih lebih bagus. Beneran deh. Kayaknya sih DVD/VCD nya masih beredar di toko toko CD di kota Anda. Mudah mudahan.

Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI

Udah MBDC kasih alasannya di artikel 5 Alasan Kenapa Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI Itu Bagus. Baca aja lagi sendiri yes. Yang jelas film ini teramat sangat penting bukan cuma dalam konteks sejarah perfilman, tapi juga sejarah Indonesia. Sedap. Di yutub ada kok.

The Act Of Killing

Mungkin beberapa dari Ente gak familiar sama film ini. Karena memang ini film festival dan baru dirilis sekitar akhir tahun lalu. Pemutarannya pun terbatas hanya di pusat-pusat kebudayaan dan beberapa kampus. Film ini sangat penting untuk ditonton karena semacam anitesis dari film Penumpasan Penghianatan G30S PKI. Bentuknya dokumenter tentang para algojo yang bertugas menghabisi para pengikut PKI di Indonesia. Kalau mau nonton filmnya mungkin Ente bisa menghubungi sutradaranya Joshua Oppenheimer di twitter untuk minta diadain pemutaran film yang bisa Ente tonton bareng temen-temen Ente. Serius tonton deh.

Tjoet Nyak Dhien

Kenapa penting? Karena merupakan film Indonesia pertama yang diputer di festival film Cannes pada tahun 1990. Bukan cuma casting-nya yang luar biasa, tata sinematografi dan musiknya pun sangat kece. Salah satu film yang bikin kita bangga deh pernah bisa bikin film semacam ini. Tonton dimana ya? Coba cari aja VCD originalnya kayaknya juga masih ada di toko-toko CD.
Sebetulnya masih banyak lagi dan film-film Warkop, Benyamin S, bahkan Rhoma Irama pun sebetulnya pengen kita masukin ke list ini. Tapi kan udah pernah dibahas sendiri masing-masing. Nah sisa film yang lain menurut Ente penting, tambahin sendiri yaa.
Read More..