Senin, 16 Desember 2013
18 kepala manusia disita di lapangan terbang
Rabu, 16 Januari 2013
Airport OHare di Chicago temukan 18 potongan kepala (Foto: AP)
CHICAGO - Otoriti Lapangan Terbang Internasional Chicago, Amerika Syarikat (AS) menemukan kargo yang mengejutkankan, berupa potongan kepala yang dibekukan. Potongan kepala tersebut terdeteksi oleh sinar x dari pesawat yang tiba di Internasional OHare Airport.
Setelah diselidiki potongan kepala tersebut digunakan untuk kepentingan penelitian perubatan di Itali dan dikembalikan ke Illinois untuk dikremasi. Penemuan ini terjadi ketika adanya permasalahan dari dokumen yang menyertai kargo tesebut.
Tetapi pada umumnya, pengiriman kargo semacam ini sudah biasa terjadi. Potongan kepala biasa beredar melalui pesawat dan truk pengirim.
"Minggu lalu kami mengirim delapan potongan kepala dan belum dibalsam. Potongan tersebut adalah pesanan dari Rush University Medical Center," ujar Wakil Presiden Asosiasi Anatomi Illinois Paul Dudek, seperti dikutip Associated Press, Rabu (16/1/2013).
Selama ini, lembaga yang dipimpin Dudek memang biasa menghantar jasad dan bahagian tubuh ke uviversiti perubatan untuk kepentingan pelatihan. Menurut Dudek, pihak mengirim hingga 450 jasad dan bahagian tubuh ke beberapa universiti tiap tahunnya.
Potongan kepala itu pada umumnya biasa digunakan untuk pelatihan medis bidang gigi, ophtamologi dan sistem saraf, dimana mereka melakukan penelitian untuk penyakit Alzheimer. Selain itu, jasad dan potongan tubuh manusia yang mereka kirim, biasanya digunakan untuk mahasiswa kedoktoran melakukan praktik bedah atau rekonstruksi wajah akibat korban kecelakaan.
Sebahagian besar dari jasad dan potongan tubuh itu didapat dari mereka yang mendermakan tubuhnya untuk kepentingan ilmu pengetahuan, bila mereka meninggal. Ada juga dari masyarakat yang mendermakan jasad-jasad itu kerana tidak mampu melakukan pemakaman.
Sekira 18 potongan kepala yang ditemukan ini awalnya dikirim dari Illinois ke sebuah fasiliti penelitian medis di Rom , Itali . Potongan kepala itu kemudian dikembalikan ke Chicago untuk dihancurkan, sebagai bahagian dari perjanjian pengiriman tersebut.(faj)okezone.com
Setelah diselidiki potongan kepala tersebut digunakan untuk kepentingan penelitian perubatan di Itali dan dikembalikan ke Illinois untuk dikremasi. Penemuan ini terjadi ketika adanya permasalahan dari dokumen yang menyertai kargo tesebut.
Tetapi pada umumnya, pengiriman kargo semacam ini sudah biasa terjadi. Potongan kepala biasa beredar melalui pesawat dan truk pengirim.
"Minggu lalu kami mengirim delapan potongan kepala dan belum dibalsam. Potongan tersebut adalah pesanan dari Rush University Medical Center," ujar Wakil Presiden Asosiasi Anatomi Illinois Paul Dudek, seperti dikutip Associated Press, Rabu (16/1/2013).
Selama ini, lembaga yang dipimpin Dudek memang biasa menghantar jasad dan bahagian tubuh ke uviversiti perubatan untuk kepentingan pelatihan. Menurut Dudek, pihak mengirim hingga 450 jasad dan bahagian tubuh ke beberapa universiti tiap tahunnya.
Potongan kepala itu pada umumnya biasa digunakan untuk pelatihan medis bidang gigi, ophtamologi dan sistem saraf, dimana mereka melakukan penelitian untuk penyakit Alzheimer. Selain itu, jasad dan potongan tubuh manusia yang mereka kirim, biasanya digunakan untuk mahasiswa kedoktoran melakukan praktik bedah atau rekonstruksi wajah akibat korban kecelakaan.
Sebahagian besar dari jasad dan potongan tubuh itu didapat dari mereka yang mendermakan tubuhnya untuk kepentingan ilmu pengetahuan, bila mereka meninggal. Ada juga dari masyarakat yang mendermakan jasad-jasad itu kerana tidak mampu melakukan pemakaman.
Sekira 18 potongan kepala yang ditemukan ini awalnya dikirim dari Illinois ke sebuah fasiliti penelitian medis di Rom , Itali . Potongan kepala itu kemudian dikembalikan ke Chicago untuk dihancurkan, sebagai bahagian dari perjanjian pengiriman tersebut.(faj)okezone.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar