Tampilkan postingan dengan label atau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atau. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

Fakta Fakta Mendengkur atau Ngorok

Fakta Fakta Mendengkur atau Ngorok

1. Satu dari lima penduduk dunia mendengkur.
Benar. Diperkirakan lebih dari satu milyar orang di seluruh dunia mendengkur saat tidur karena berbagai sebab.

2. Pria dan wanita sama banyaknya yang mendengkur.
Salah. Lebih banyak pria yang mendengkur dibandingkan wanita, perbandingannya adalah 80% laki-laki dan 20% perempuan. Alasannya terkait dengan distribusi kelebihan berat badan pada pria yang menumpuk di dada dan leher sehingga menyebabkan penyempitan saluran udara. Kelebihan berat badan pada wanita umumnya menumpuk di pinggul. Pria juga memiliki leher lebih besar daripada wanita. Lingkar leher 40 cm atau lebih cenderung membuat orang mendengkur.

3. Radang amandel (tonsilitis) menyebabkan anak-anak mendengkur.
Benar. Salah satu ciri anak yang terkena radang amandel (tonsilitis) adalah mendengkur waktu tidur.

4. Posisi tidur tidak berpengaruh pada mendengkur.
Salah. Tidur telentang lebih mendukung untuk mendengkur dibandingkan tidur miring.

5. Kelebihan berat badan menyebabkan mendengkur.
Benar. Kelebihan berat badan sangat umum di kalangan pendengkur. Hal ini karena lemak yang terbentuk di sekitar tenggorokan dapat menyempitkan saluran udara. Selain itu, lemak di perut dapat menyebabkan diafragma berfungsi tidak teratur.

6. Pil tidur dan obat penenang mengurangi mendengkur.
Salah. Obat-obatan ini menyebabkan relaksasi otot dan meningkatkan peluang mendengkur.

7. Pada usia 50, perempuan yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki.
Benar. Karena proses penuaan, wanita kehilangan otot dan lemak di daerah tenggorokannya. Lidah, pangkal tenggorokan, dan jaringan lainnya di dekatnya juga bisa sedikit menyusut. Perubahan ini dapat mengurangi ukuran saluran nafas dan meningkatkan risiko mendengkur. Hanya 5% perempuan yang mendengkur pada usia tiga puluhan, namun pada usia di atas 50 tahun jumlahnya bisa mencapai 40%. Pada usia ini, jumlah wanita yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki.

8. Mendengkur dapat menandakan penyakit.
Benar. Mendengkur dapat merupakan gejala obstructive sleep apnea (OSA), gangguan umum dan berpotensi serius di mana nafas berulang kali berhenti dan berlanjut saat Anda tidur. Seseorang dengansleep apnea sering bangun malam untuk bernafas, tetapi biasanya tidak mengingatnya. Sleep apneaseringkali tidak disadari tetapi sangat berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan kurang tidur, kekurangan oksigen, depresi dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

9. Intensitas mendengkur dapat mencapai 90 desibel.
Benar. Setara dengan suara yang dihasilkan oleh sebuah truk yang melaju di jalan raya.

10. Merokok tidak menyebabkan mendengkur
Salah. Asap rokok dapat menginfeksi jaringan tenggorokan yang menimbulkan bengkak. Hal ini menyebabkan penyempitan saluran udara dan membuat orang mendengkur.

sumber: viva.com
Read More..

Rabu, 20 November 2013

Terapi Sendiri Ketika Flu Atau Masuk Angin

Saat flu, jaringan-jaringan di sekitar rongga hidung dan tenggorokan akan berusaha memproduksi mukus atau lendir yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat asing dari dalam tubuh. “Proses produksi mukus inilah yang menyebabkan otot-otot di sekitar rongga hidung dan tenggorokan berkontraksi. Bila kontraksi terjadi terus-menerus, kepala akan terasa nyut-nyutan,” ujar Haris.



Atasi dengan pijat akupresur, pijat tradisional Jawa, pijat aromaterapi.

Pijat akupresur adalah pengobatan yang menggunakan ilmu akupunktur, namun tidak menggunakan jarum, atau pengobatan dengan cara memijat di beberapa titik tubuh pengobatan akupunktur.



Coba sendiri:

  • Konsumsi lebih banyak makanan segar, seperti buah-buahan atau sup sayuran hangat, kalau perlu multivitamin yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

  • Perbanyak istirahat.

  • Coba pijatan ini. Menggunakan ujung-ujung jari, tekan dengan lembut area yang sakit (contohnya: sakit kepala pada pelipis), tekan dan tahan selama 5-6 detik. Kemudian aplikasikan tekanan di titik yang sama dengan telapak tangan, tekan dan tahan selama 10 detik. Ulangi seluruh prosedur ini paling tidak dua kali atau lebih sampai Anda merasakan sakit kepala perlahan berkurang.
Read More..